Proyeksi Kebutuhan Prebiotik di Dunia

yum-yumGlobal Industry Analists (GIA) mengumumkan bahwa pasar prebiotik pada tahun 2018 akan mencapai US$ 4.8 billion. Hal ini didorong karena meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya nutrisi yang mendukung kesehatannya. Meningkatnya penerimaan konsumen terhadap produk-produk yang mengandung prebiotik juga merupakan hal yang mendukung perkembangan dan inovasi bagi produk ini.

Dewasa ini, tren kepedulian konsumen terhadap makanan fungsional terus meningkat. Hal ini disebabkan karena makanan fungsional dipercaya dapat meningkatkan kesehatan konsumennya. Diantara berbagai bahan pangan lain, prebiotik merupakan bahan pangan yang menarik banyak perhatian akhir-akhir ini (Roberfroid, 2000). Kebutuhan prebiotik dunia saat ini diperkirakan mencapai 167.700 ton  atau senilai 390 juta Euro (Siro et all, 2008).

Makanan yang sehat terus meningkat popularitasya seiring dengan kepedulian setiap orang akan konsumsi diet yang sehat. Seiring dengan pertumbuhan kebutuhan akan makanan yang sehat, kebutuhan senyawa prebiotik juga meningkat hingga banyak pabrik yang berusaha mengeksploitasi tren ini. Popularitas senyawa prebiotik disebabkan oleh kemampuannya diaplikasikan pada berbagai produk pangan dan khasiatnya dibidang kesehatan. Senyawa prebiotik biasa diaplikasikan dalam berbagai produk pangan termasuk hasil olahan susu, roti, sereal, minuman ringan, dan biskuit. Galakto Oligo Sakarida (GOS) dianggap unggul diantara senyawa prebiotik lain karena memiliki superior bifidogenic effect. GOS juga lebih serbaguna untuk digunakan pada produk yang lebih luas.

Di dalam tubuh manusia, terdapat banyak mikroorganisme yang tumbuh. Usus besar merupakan salah satu tempat yang banyak ditumbuhi mikroorganisme. Jika yang tumbuh adalah mikroorganisme yang menghasilkan racun maka dikhawatirkan orang tersebut mudah mengalami sakit. Oleh karena itu, mikroorganisme dalam usus besar harus dikendalikan. Prinsipnya, diharapkan mikroorganisme yang tumbuh di usus besar adalah mikroorganisme yang tidak menimbulkan racun sehingga dapat menekan pertumbuhan mikroorganisme patogen. Selama ini solusi yang digunakana adalah mengkonsumsi makanan yang mengandung probiotik. Tujuannya, makanan probiotik yang mengandung bakteri yang tidak memproduksi racun ini akan membantu memelihara keseimbangan populasi bakteri dalam usus besar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s